KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKD) kembali membanggakan masyarakat Sulawesi Tenggara melalui pencapaian luar biasa Unit Jurnal Ilmiahnya. Tiga mahasiswa berprestasi dari institusi ini berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nasional (KEJIMAN) 2026, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Penerbitan Indonesia di Jakarta pada 15-17 April 2026. Prestasi gemilang ini menandai momentum penting bagi pengembangan akademis dan riset di tingkat perguruan tinggi kawasan timur Indonesia.
Kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 250 karya ilmiah dari 85 universitas seluruh Indonesia ini menghadirkan standar ketat dalam seleksi artikel penelitian. Dengan tema besar “Inovasi Penelitian untuk Pembangunan Berkelanjutan Indonesia 2045”, peserta dituntut untuk memproduksi karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas tinggi secara metodologis, tetapi juga relevan dengan isu-isu sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi bangsa.
Tim pemenang UMKD terdiri dari Siti Nurhaliza (23 tahun, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan semester 7), Muh. Rizki Pratama (24 tahun, mahasiswa Program Studi Agroteknologi semester 8), dan Farah Nurul Islamiyah (22 tahun, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat semester 6). Ketiga mahasiswa ini berhasil menorehkan namanya dalam daftar prestasi nasional dengan menulis karya berjudul “Model Pengelolaan Limbah Terpadu Berbasis Komunitas Lokal di Kawasan Pesisir Kendari: Studi Kasus Kelurahan Baruga.”
Penelitian yang memakan waktu enam bulan tersebut menganalisis permasalahan sampah dan limbah yang menjadi tantangan serius bagi komunitas nelayan dan pengusaha perikanan di Kendari. Melalui pendekatan kualitatif yang dikombinasikan dengan data kuantitatif, mereka menghadirkan solusi inovatif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan limbah, sekaligus menciptakan nilai ekonomi tambahan melalui program daur ulang dan pengolahan limbah organik.
“Kami sangat terhormat dan bangga atas prestasi yang diraih ketiga mahasiswa luar biasa ini,” ujar Dr. Ir. Sumardi, M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Utama Rektorat UMKD, Rabu (17/4/2026). Beliau mengakui bahwa pencapaian ini bukan hanya milik individu, tetapi juga hasil dari dukungan sistem akademik yang terus dikembangkan di UMKD.
“Melalui Unit Jurnal Ilmiah yang kami bentuk tiga tahun lalu, kami berkomitmen untuk mengangkat standar penelitian mahasiswa ke level nasional dan internasional. Prestasi ini membuktikan bahwa universitas kami, meskipun berada di kawasan timur, mampu bersaing dan bahkan unggul dibandingkan dengan institusi-institusi di pulau Jawa,” tambah Rektor Sumardi dengan penuh optimisme.
Pencapaian ini juga merupakan hasil kerja keras dari pembimbing akademik dan tim dosen penasehat. Prof. Dr. Bambang Suryanto, M.P., sebagai dosen pembimbing utama penelitian tersebut, mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi mahasiswanya.
“Ketiga mahasiswa ini menunjukkan kualitas riset yang sangat baik. Mereka tidak sekadar mengumpulkan data, tetapi benar-benar melakukan penggalian mendalam tentang problematika yang ada di lapangan. Mereka juga mendengarkan langsung dari suara masyarakat, sehingga solusi yang mereka tawarkan berbasis bukti empiris yang kuat,” jelas Prof. Bambang, yang juga menjadi ketua Unit Jurnal Ilmiah UMKD.
Dalam proses penelitian mereka, ketiga mahasiswa melakukan 47 kali kunjungan lapangan ke Kelurahan Baruga, melakukan wawancara mendalam dengan 85 responden dari komunitas nelayan, pengusaha perikanan, dan aparat kelurahan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan software NVivo untuk analisis kualitatif dan SPSS untuk analisis statistik deskriptif.
Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa model pengelolaan limbah terpadu yang melibatkan komunitas lokal dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus menurunkan volume sampah laut hingga 60 persen dalam waktu satu tahun implementasi. Model ini juga telah dimulai penerapannya di dua kelurahan lain di Kendari sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dukungan pemerintah lokal.
Siti Nurhaliza, sebagai salah satu penulis utama penelitian, mengungkapkan perasaannya saat mengetahui timnya menjadi juara.
“Saya masih tidak percaya ketika nama kami dipanggil sebagai pemenang. Perjalanan penelitian ini sangat panjang dan penuh dengan tantangan, mulai dari kondisi cuaca yang ekstrem, kesulitan akses ke lapangan, hingga proses analisis data yang sangat detail. Namun, semua itu terbayar ketika kami melihat dampak nyata penelitian kami terhadap kehidupan masyarakat Baruga,” katanya dengan suara yang penuh emosi saat diwawancarai di Kampus UMKD, Selasa (16/4/2026).
Muh. Rizki Pratama menambahkan bahwa kolaborasi antar disiplin ilmu menjadi salah satu kekuatan tim mereka.
“Kami berasal dari tiga program studi yang berbeda. Siti dari Teknik Lingkungan memberikan perspektif tentang manajemen sampah, saya dari Agroteknologi fokus pada pengolahan limbah organik dan potensi kompos, sedangkan Farah dari Kesehatan Masyarakat menganalisis dampak kesehatan dari limbah terhadap komunitas. Pendekatan multidisiplin ini membuat penelitian kami lebih komprehensif,” jelasnya.
Unit Jurnal Ilmiah UMKD, yang didirikan pada tahun 2023, telah membuahkan hasil signifikan dalam meningkatkan kualitas publikasi mahasiswa. Berdasarkan data internal, sejak didirikan hingga saat ini, unit tersebut telah memfasilitasi publikasi lebih dari 120 artikel mahasiswa di jurnal nasional terakreditasi, dengan tiga di antaranya juga terakses di platform internasional.
“Unit Jurnal Ilmiah bukan hanya tempat untuk menerbitkan artikel, tetapi juga sebagai fasilitas pembelajaran bagi mahasiswa tentang bagaimana melakukan riset yang baik dan berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan,” ujar Dr. Siti Maryana, M.Si., Direktur Unit Jurnal Ilmiah UMKD, dalam sesi wawancara terpisah.
Pencapaian mahasiswa UMKD di tingkat nasional ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah daerah Sulawesi Tenggara. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Drs. H. Abdul Wahab Arfah, M.M., mengirimkan surat ucapan selamat kepada universitas, menyatakan bahwa prestasi ini menunjukkan potensi besar dari institusi pendidikan tinggi di daerah untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Dampak dari prestasi ini diharapkan dapat membuka pintu kolaborasi baru. Beberapa universitas terkemuka di Indonesia telah menunjukkan minat untuk berkolaborasi dalam penelitian lanjutan dengan mahasiswa dan dosen UMKD. Selain itu, beberapa organisasi internasional yang fokus pada pembangunan berkelanjutan juga telah mengontak universitas untuk kemungkinan pendanaan penelitian lebih lanjut di bidang pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular.
“Ini adalah momentum yang tepat untuk UMKD untuk terus meningkatkan kapasitas penelitian dan publikasi. Kami akan mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk mendukung mahasiswa yang ingin terlibat dalam kegiatan penelitian dan penulisan jurnal,” terang Rektor Sumardi dalam penutup konferensi pers.
Untuk tahun-tahun mendatang, UMKD juga berencana membuka beasiswa penelitian khusus bagi mahasiswa berprestasi yang ingin melakukan riset mendalam, serta akan meningkatkan kerjasama dengan institusi penelitian internasional. Program magang penelitian ke universitas-universitas luar negeri juga sedang dalam tahap persiapan.
Prestasi gemilang yang diraih oleh Siti Nurhaliza, Muh. Rizki Pratama, dan Farah Nurul Islamiyah ini bukan sekadar pengakuan terhadap kerja keras individu, tetapi juga simbol dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan budaya riset dan inovasi yang kuat. Dengan terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya-karya ilmiah berkualitas tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional, UMKD memposisikan dirinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang serius dalam menciptakan insan akademis yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkomitmen pada perubahan sosial yang positif.
Seiring dengan pencapaian ini, harapan baru terbentuk bahwa Kendari, kota yang terletak di ujung timur Indonesia, kini memiliki institusi pendidikan yang mampu melahirkan peneliti-peneliti muda berbakat dengan kapasitas untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan Indonesia di masa depan.
—
Penulis: Redaksi Kampus | Editor: Dwi Santosa | Fotografer: Hendra Wijaya
Artikel ini diterbitkan pada 17 April 2026